Pages

Sunday, February 9, 2014

BAGAIMANA CARA BERTANAM HIDROPONIK?

Hidroponik adalah cara bertanam menggunakan air. Namun bukan sembarang air yang digunakan. Air tersebut telah dicampur dengan nutrisi atau pupuk hidroponik. Pupuk hidroponik terdiri-dari unsur makro dan unsur mikro yang dibutuhkan oleh tanaman. Unsur makro adalah unsur-unsur yang dibutuhkan dalam jumlah banyak, sedangkan unsur mikro adalah unsur-unsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit.

Berikut adalah beberapa system hidroponik:

  1. Sistem sumbu (Wicks system)
Hidroponik sistem sumbu/wicks

Wick system merupakan system yang sangat baik bagi pemula, karena sangat mudah dalam mengaplikasikannya. Nutrisi mengalir ke akar tanaman dengan bantuan sumbu melalui gaya kapiler. Sistem ini dapat juga menggunakan air pump untuk menciptakan gelembung udara dalam bak. Namun tanpa air pump juga tidak masalah. Karena system ini adalah system pasif (air tidak mengalir), hal yang perlu diperhatikan adalah jentik nyamuk yang sering bersarang di dalam bak. Untuk mengatasi hal ini cek air nutrisi dalam bak setiap satu minggu sekali, dan buang jentik nyamuk. Stadium jentik nyamuk kurang lebih 1 minggu dan stadium pupa sekitar 12 hari. Pupa adalah stadium terakhir nyamuk dalam air. Cara lain untuk mengatasi jentik adalah dengan memelihara ikan cupang di dalam bak.

Hidroponik sistem wicks

  1. Sistem rakit apung ( The Raft System)

Tanaman diapungkan ke dalam nutrisi menggunakan Styrofoam. Hidroponik ini sangat mudah diterapkan. Untuk skala bisnis biasanya system ini dilengkapi dengan air pump untuk membantu suplai oksigen. Namun untuk skala hobi tanpa air pump pun masih bisa diterapkan.
 
Hidroponik Rakit apung tanpa pompa
  1. Sistem NFT (The Nutrient Film Technique)
Sistem NFT banyak diadopsi oleh perkebunan hidroponik skala bisnis. Air nutrisi yang mengalir mengenai perakaran tanaman setipis film. Dalam system ini dibutuhkan pompa untuk sirkulasi air nutrisi. Tanaman diletakan kedalam talang atau pipa pvc, kemudian dilirkan nutrisi. Nutrisi akan mengalir dari satu unjung talang ke ujung talang lainnya dan ditampung, dari penampungan nutrisi dialirkan kembali ke talang secara terus menerus.
 
NFT di pameran KOI Jakarta
  1. Metode Dutch Bucket
Metode ini banyak digunakan untuk menanam tomat. Pot-pot diisi dengan media tanam perlite, zeolit atau hidroton. Nutrisi dialirkan melalui pipa dan selang kecil menggunakan pompa. Air nutrisi mengalir dari permukaan pot menuju bawah pot mengenai perakaran tanaman. Pot bagian bawah tidak berlubang. Pot dilubangi dibagian samping dan dipasangi pipa untuk mengalirkan sisa nutrisi menunju penampungan. Nutris dalam penampungan ini akan dipompakan kembali ke dalam pot-pot secara terus menerus.

  1. Metode Drip Irrigation
Metode ini menggunakan prinsip nutrisi diteteskan kepada media tanam. Pot-pot diisi dengan media tanam seperti: cocopeat, sekam bakar atau campuran keduanya. Nutrisi diangkat menggunakan pompa yang dialirkan melalui selang kecil yang dipasangi dripper. Lama tetesan dapat disetting menggunakan timer, misalnya lama tetesan 15 menit dan tiga kali sehari.
Untuk skala hobby kita dapat memanfaatkan botol bekas dengan plant water spikes atau botol bekas, selang kecil dan bubble set.
 
Tomat drip irrigation di Pawaka valley
  1. Aeroponik (Aerophonics)
Sistem ini menngunakan system pengkabutan nutrisi pada bagian perakaaran tanaman. Perakaran tanaman ditempatkan mengantung, dan dibagian bawah dibuat semburan nutrisi tipis-tipis menggunakan pompa.

  1. Vertical Gardening
Sistem ini memanfaatkan pipa pvc, dimana tanaman ditempatkan pada sisi-sisi pipa yang diposisikan berdiri (menggantung). Kemudian nutrisi dialirkan melalui pipa dan selang kecil dari atas pipa sehingga nutrisi mengalir karena gaya gravitasi kebawah menuju penampungan, yang kemudian dipompa kembali ke bagian atas pipa.


Untuk skala hoby dapat digunakan pipa PVC yang diberi lubang pada sisi-sisnya dan diberi dudukan pada bagian bawah menggunakan semen. Aliran nutrisi dapat digunakan botol bekas yang dipasangi water plant stake yang ditancapkan pada permukaan atas PVC. Media tanam yang digunakan dapat dipilih cocopeat atau sekam bakar atau campuran keduanya.